Ruhut: Penyusup yang Bagi-bagikan Uang di Kampanye Demokrat
Posted by webkoe on Selasa, 01 April 2014 | 0 komentar
JAKARTA, KOMPAS.com - Juru bicara DPP Partai
Demokrat Ruhut Sitompul menyangkal ada simpatisan partainya yang
membagi-bagikan uang saat digelar kampanye akbar Demokrat di Palembang,
Sumatera Selatan, Selasa (1/4/2014). Menurutnya, orang yang membagikan
uang pada saat kampanye itu hanya penyusup yang menggunakan atribut
partainya.
"Itu hanya penyusup yang mau mengacaukan, kalau kader kami enggak mungkin," kata Ruhut saat dihubungi, Selasa malam.
Anggota Komisi III DPR itu mengatakan, seharusnya pelaku yang
membagikan uang di saat Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang
Yudhoyono berorasi dalam kampanye langsung ditangkap tangan. Dengan
begitu tidak muncul tudingan negatif pada partainya.
Secara khusus, kata Ruhut, pimpinan di partainya selalu mewanti-wanti
agar tak ada praktik bagi-bagi uang di setiap kampanye. Demokrat ia
pastikan tak memberikan toleransi pada praktik buruk seperti itu.
"Harusnya ditangkap tangan tadi. Kita enggak main bagi-bagi uang seperti itu," ujarnya.
Pembagian uang itu dilakukan oleh dua orang pada kampanye Partai
Demokrat di samping Sungai Musi, Palembang. Pantauan di lapangan,
terdapat empat orang sedang menepi di pagar pembatas antara tempat
penonton dengan panggung untuk wartawan meliput. Dua orang di antaranya
berjaket Partai Demokrat, satu perempuan dan satu laki-laki. Adapun dua
orang lain adalah perempuan mengenakan seragam biru dan kaus Partai
Demokrat.
Seorang perempuan yang memakai jaket Demokrat tampak membawa segepok
uang dengan nominal Rp 100.000. Sebelumnya, dia sudah membagi-bagikan
kepada massa yang hadir pada kampanye Partai Demokrat.
Peristiwa lain yang tertangkap kamera wartawan adalah saat seorang
pria berjaket Partai Demokrat tengah dikerumuni simpatisan dan kader
partai itu di tengah acara. Massa tampak heboh karena pria itu membawa
uang. Satu per satu orang yang hadir tersebut mendapatkan uang yang
diambil dari saku pria tersebut.
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, yang memberikan
orasi pada saat pembagian itu berlangsung, tidak mengetahui adanya
peristiwa ini. Dia tetap menyelesaikan orasinya selama 30 menit. Di
dalam orasinya, SBY menyinggung capaian-capaian pemerintah selama ini.
Ia juga mengingatkan agar masyarakat menggunakan hak pilihnya pada 9
April 2014.
You can subscribe by e-mail to receive news updates and breaking stories.
0 komentar for "Ruhut: Penyusup yang Bagi-bagikan Uang di Kampanye Demokrat"
Leave a reply